Insiden Ohara





20 tahun yang lalu, pada saat pulau Ohara dihancurkan oleh Buster Call, semua peneliti sejarah di pulau itu dikumpulkan untuk dihukum mati oleh anggota pemerintah (karena mereka mempelajari sejarah yang sengaja disembunyikan oleh Pemerintah Dunia), sebelum itu, wakil dari para peneliti itu, Profesor Clover meminta waktu untuk berbicara dengan Gorosei. Ada sebuah hal menarik yang bisa didapat dari percakapan antara profesor Clover dengan Gorosei di telepon siput. Menurut Clover, dulu, ada sebuah kerajaan, orang-orang kerajaan tersebut meninggalkan sebuah batu yang tidak bisa dihancurkan berbentuk batu bernama Poneglyph. Pada Poneglyph dituliskan sejarah yang diukirkan pada permukaannya. Tetapi kerajaan tersebut dihancurkan oleh musuh tak dikenal dan 800 tahun yang lalu, pada akhir dari abad kekosongan, sebuah organisasi bernama Pemerintah Dunia berdiri. Sejarah Abad Kekosongan menurut Profesor Clover adalah sejarah yang menggelisahkan bagi Pemerintah Dunia. Dan hilangnya kerajaan itu dipertanyakan padahal kerajaan itu sangat hebat tetapi kenapa bisa hancur oleh musuh dan semua sejarah yang menyangkutnya bisa terhapus?

Kenyataan inilah yang menyebabkan kenapa Pemerintah Dunia melarang semua hal yang berhubungan dengan Poneglyph, apa lagi membacanya. Ketika Prof. Clover akan menyebutkan nama kerajaan itu, dia ditembak oleh Spandine atas perintah Gorosei.
 
 
Konspirasi Water Seven


Pemerintah bergerak lagi sekitar 8 tahun yang lalu. Kali ini tujuannya adalah blueprint senjata kuno Pluton (Pluton adalah nama kapal perang). Entah apa yang akan pemerintah lakukan dengan senjata tersebut, akan dibangun atau malah dihancurkan. Blueprint tersebut ada pada tangan tukang kayu legendaris, Tom yang bertempat di Water Seven. Pemerintah mengirim utusan yaitu CP5 dibawahSpandam dan menemui Tom. Tom berusaha untuk melindungi benda tersebut karena Tom sudah merasa kalau pemerintah adalah organisasi yang egois. Akhirnya Tom mewariskan Blueprint itu pada Iceburg, salah satu muridnya.
Merasa dipermalukan oleh Tom, Spandam bersumpah untuk menghabisi Tom dan merebut Blueprintnya. Pada saat hari pengampunan Tom, Spandam menggerakkan kapal perang milik Cutty Flam, salah satu murid Tom untuk menghancurkan kapal pengadilan. Serangan itu membuat Tom dan kedua muridnya (Flam dan Iceburg) menjadi tersangka utama penembakkan. Padahal pemerintah sengaja memfitnah mereka habis-habisan. Tom menyerahkan diri dan dibawa ke Enies Lobby. Cutty Flam yang tidak terima atas perlakuan pemerintah menghadang kereta api laut bermaksud menghentikannya. Flam tertabrak dan dinyatakan tewas oleh pihak Pemerintah dan difitnah sebagai pembunuh ratusan orang pada hari itu. Cutty Flam masih hidup dengan membuat kembali sebagian tubuhnya yang hancur menjadi mesin. Kemudian Cutty Flam menemui Iceburg yang saat itu sudah menjadi walikota Water Seven. Iceburg kemudian memberikan Blueprint itu pada Cutty Flam dan menyuruhnya mengganti namanya menjadi Franky.
Alasan Iceburg menjadi walikota Water Seven dan bekerja sama dengan Pemerintah (yang sudah seharusnya dia benci) adalah justru untuk memperjauh jangkauan Blueprint dari pemerintah, karena Iceburg sudah menjadi orang hebat yang mengepalai kota Water Seven dan juga seluruh tukang kayu Galley-La Company. Jangankan memperalat Iceburg, pemerintah tidak mampu menyentuhnya. Setelah insiden Water Seven dan Enies Lobby, sekali lagi pemerintah kehilangan jejak Pluton.
 
Reputasi yang Disamarkan
 

Salah satu aksi “licik” Pemerintah adalah menyembunyikan kebenaran tentang Crocodile dan tindakannya di Arabasta. Setelah Crocodile kalah dan semua seluk beluk organisasi Baroque Works diketahui, pemerintah menutupi kebenaran yang ada di negara tersebut bahwa sebenarnya Monkey D. Luffy dan anggotanya-lah yang mengalahkan organisasi Baroque Works, Pemerintah tidak mau kalau semua orang tahu bahwa negara Arabasta yang diambang revolusi kritis justru diselamatkan oleh bajak laut. Akhirnya Pemerintah memutuskan sebagai “sang penyelamat” adalahKapten Smoker dan Sersan Mayor Tashigi dari Angkatan Laut. Mereka akan diberi penghargaan dan promosi kenaikan pangkat. Tetapi Smoker menolak dengan tegas sambil mengatakan dalam amarah:
 “Kami yang mengalahkan Crocodile? justru anak buahku menangis karena tidak bisa melakukannya, tolong sampaikan kata-kataku pada para kakek pemimpin pemerintahan dunia itu, MAKAN SAJA PENGHARGAAN ITU SENDIRI”
Sebagai aksi lain dari Pemerintah yaitu meningkatkan harga kepala Monkey D. Luffy dan Roronoa Zoro yaitu 100.000.000 Berry untuk Luffy dan 60.000.000 Berry untuk Zoro.